Kaum Kontemplatif (Bab 10)

Menjadikan Allah sebagai “seorang kekasih”, diam memandangi dan menikmati wajah Allah yang penuh kasih dan menggetarkan, merupakan ciri kaum kontemplatif. Mereka mengingatkan kita bahwa Allah tidak mencari hamba yang taat tetapi tanpa perasaan, melainkan mereka yang mengalami kegairahan kasih yang begitu kuat sampai membakar semua ikatan lainnya.

Untuk memasuki devosi kaum kontemplatif, seseorang perlu mengosongkan hidup mereka dari hal-hal yang menghalangi kerinduan mereka akan Allah. Kontemplasi yang dilakukan tidak berfokus pada pengalaman mistis melainkan pada pemujaan untuk mengasihi Allah sebagai seorang sahabat yang menunjukkan “siapa diri Anda”, bukan apa yang Anda lakukan.

Ada banyak bentuk doa dan aktivitas yang digunakan kaum kontemplatif selain doa kontemplatif pada umumnya: Doa Yesus yang membantu seseorang untuk fokus pada Allah, tindakan kasih yang tersembunyi dari orang lain, doa tarian yang mempersilakan Allah memimpin doa seseorang, dsb. Namun, ada hal-hal yang perlu diwaspadai di mana kaum kontemplatif dapat menjadi seseorang yang membatasi cara Allah dalam mengungkapkan kasih-Nya, menjadi pribadi yang ego, dan kecanduan akan pengalaman rohani yang akhirnya lupa bahwa raga dan jiwa memiliki batasan kemampuan. Apakah Anda termasuk seorang kontemplatif?


Judul Buku  : Sacred Pathways
Penulis     : Gary Thomas
Penerbit    : Katalis (cetakan kedua, Mei 2024)
Bab 10      : Kaum Kontemplatif (21 hal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isikan dengan ANGKA *Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

eBook Rekomendasi

Situs Rekomendasi